WORLD CLEANUP DAY KOTA CIMAHI 2025 BERSIH KOTANYA, SEHAT WARGANYA (Oleh : Indra Dermawan)

Cimahi, 20 September 2025– Pagi yang cerah di Pasar Kuda Citereup menjadi saksi semangat warga Kota Cimahi dalam menyambut World Cleanup Day 2025. Tepat pukul 07.00 WIB, ratusan peserta dari berbagai elemen masyarakat telah berkumpul untuk mengikuti apel pagi dan pengarahan yang dipimpin langsung oleh Wali Kota Cimahi, Bapak Ngatiyana.

Dalam sambutannya, Bapak Ngatiyana menegaskan komitmen Pemerintah Kota Cimahi untuk mendukung gerakan World Cleanup Day sebagai bagian dari visi menuju Indonesia Bersih 2029. Sebagai bentuk kepedulian, Pemkot Cimahi menyerahkan santunan sebesar Rp 42.000.000 kepada keluarga almarhumah Ibu Enin, penarik gerobak sampah yang wafat saat menjalankan tugasnya.

Gerakan Massal Tanpa Upah, Tulus Ikhlas Demi Lingkungan, Kegiatan bersih-bersih dilakukan secara serentak dari tingkat RT, RW, hingga tingkat kota. Tanpa imbalan, masyarakat menunjukkan kecintaan mereka terhadap lingkungan melalui aksi nyata. “Kecintaan diukur dengan kesetiaan Tanpa Membuang Sampah,” ujar Wali Kota, menekankan bahwa kerja bakti ini adalah bentuk pengabdian murni.

STIA Cimahi Turut Ambil Bagian dalan kegiatan ini. Mahasiswa STIA Cimahi yang dipimpin oleh H. Indra Dermawan, S.Sos., M.AB selaku Kaprodi, turut berpartisipasi aktif dalam kegiatan ini. Jeane Marlin, mahasiswi Administrasi Niaga sekaligus anggota BEM STIA Cimahi, menyatakan, “Saya cinta Kota Cimahi, dan bentuk kecintaan saya dibuktikan dengan kehadiran dan keikutsertaan saya dalam World Cleanup Day.”

Bersama rekan-rekan BEM, Jeane tidak hanya memungut sampah, tetapi juga melakukan edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya Pilah Pilih Sampah. Edukasi ini menekankan bahwa pemilahan sampah harus dimulai dari rumah, agar tidak menjadi bom waktu yang berpotensi menimbulkan penyakit.

Wali Kota Cimahi juga mengingatkan bahwa sampah plastik tidak boleh dibakar, sesuai dengan UU No. 18 Tahun 2008 tentang Pengelolaan Sampah. Beliau menekankan pentingnya penerapan prinsip 3R.

- Reduce: Kurangi penggunaan produk sekali pakai 
- Reuse: Gunakan kembali barang yang masih layak 
- Recycle: Daur ulang sampah organik dan anorganik 

Sampah yang telah dipilah dari rumah akan dibuang ke TPA di Sentiong dan Lebak Saat.

Pemkot Cimahi memberikan apresiasi tinggi terhadap kegiatan BEM STIA Cimahi yang telah memberikan edukasi lingkungan kepada masyarakat. “STIA Cimahi telah menunjukkan ketulusan dan keikhlasan dalam menjaga kebersihan Kota Cimahi,” ujar Bapak Ngatiyana.(id)















Komentar

Postingan populer dari blog ini

PENGUMUMAN PELAKSANAAN PERKULIAHAN SEMESTER PENDEK TAHUN AJARAN 2025/2026

PENERIMAAN MAHASISWA BARU STIA CIMAHI 2026/2027 TELAH DIBUKA!

Komunikasi “Who says What in Which Channel to Whom with What Effect?”

RPS Administrasi Niaga Kurikulum Berbasis OBE STIA Cimahi

Definisi dan Sejarah Perbankan

Esensi Ujian Akhir Semester (UAS) adalah alat evaluasi menyeluruh atas proses belajar,

Ketua Program Studi Administrasi Niaga STIA Cimahi Hadiri Kajian Bertema “Bukan Mewah yang Dicari, tetapi Ayah yang Selalu Kembali”

Selamat Hari Keanekaragaman Hayati 22 Mei 2026

STIA CIMAHI MENGUCAPKAN SELAMAT MENJALANKAN IBADAH PUASA TARWIYAH 8 DJULHIJAH 1447 H / 25 MEI 2025